Senin, 01 Mei 2017

sistem manajemen basis data

SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA (DBMS)

1.BASIS DATA

Sistem File dan Sistem Database.

Sistem File Tradisional

Record-record  yang disimpan dalam file dan disimpan secara terpisah. Dimana masing-masing file di peruntukan untuk satu file program file aplikasi saja.
Keterbatasan sistem file tradisional:
1. Keakurataan Data (Rendukasi Data) Dan Inkosistensi Data
2. Kesukaraan Dalam Mengakses Data
3. Data Terisolir
4. Data Dependence
5. Keamanan Data
        
Sistem Basis Data
Suatu kumpulan file-file yang mempunyai keterkaitan antara satu dengan file lainnya.

Keterbatassan sistem basis data:
1.Memerelukan tenaga ahli
2.Perangkat lunak mahal
3.Butuh daya listrik yang mahal
4.Bila ada akses yang tidak benar,kerusakan dapat terjadi.
5.Prosuder backup dan recovery sulit
6.Pemeliharaan butuh waktu waktu lama karena ukurannya besar.

B.Basis Data

> Sistem File

Sebuah file merupakan sekumpulan informasi yang tersimpan sedemikian rupa, hingga informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh kembali apabila dibutuhkan atau untuk penggunaan selanjutnya. Dimana masing-masing file hanya di peruntukan untuk satu program aplikasi.



Menurut teknik penyimpanannya file digolongkan menjadi :



1.      File manual

File manual menyimpan informasi yang dapat diperoleh kembali, dibaca dan digunakan oleh manusia.

2.      File komputer

File komputer menyimpan informasi yang tidak dapat diperoleh kembali oleh manusia tanpa bantuan pemerosesan manusia.

> Kelemahan dari sistem file
  Timbulnya data rangkap (Redudancy data) dan ketidak konsistensi data (Inconsistency data)

  1. >   Kesukaran dalam mengakses data
>  Data terisolir (Isolation data)

>    Masalah pengamanan (Security problem)

>    Data dependence


> Komponen Lingkungan Basis Data

              Lingkungan basis data merupakan sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis.
ANSI-SPARCH (stands for American National Standards Institute, Standards Planning And Requirements Committee) yaitu standar desain abstrak untuk Sistem Manajemen Database (DBMS), yang pertama kali diusulkan pada tahun 1975. Model ANSI-SPARC ini tidak pernah menjadi standar formal.
         Arsitektur basis data adalah suatu kumpulasn data yang tersimpan secara sistematik dimana user dapat melihat data dan bagaaimana user melihat data tersebut arsitektur ini juga berfungsi sebagai kerangka kerja sebagai pembangun basis data.

3 Arsitektur Basis Data:

1.Tingkat Ekternal (Eksternal Level)
2. Tingkat Konseptual (Conseptual Level)
3.Tingkat Internal(Internal Level)

D.Perkembangan Basis Data
·         1960-an
-Sistem Pemerosesan File
-DBMS
-Layanan informasi secara Online berbasis manajemen teks

·         1970-an

-Penerapan sistem pakar pada sistem pendukung pengambilan keputusan
-Basis data berorientasi obyek

·         1980-an

- Sistem hypertext, yang memungkinkan untuk melihat basis data secara acak menurut suatu kata kunci (sebagaimana yang di terapkan pada internet)

·         1990-an

-Sistem basis data cerdas
-Sistem basis data multimedia cerdas

·         2011

-Penerapan strategi platform aplikasi awan.
-Pengendalian dan pengelolaan rangkaian database heterogen secara otomatis.
-Perampingan proses pengembangan aplikasi.
·         2012/2013

-Penerapan arsitektur multitenant di atas databaseplatform.
kualitas dan performa aplikasi yang lebih tinggi.
-Menghemat waktu dengan ketersediaan arsitektur.
-Pengelolaan penyimpanan lebih maksimal.
-Penyederhanaan konsolidasi database lewat pengelolaan ratusan database sebagai suatu kesatuan


Konsep Basis Data,Pengembangan Dan Pengaruhnya Pada Pemecahan Masalah

         File Data adalah tempat dimana data disimpan yang disebut Tabel Data • Tabel data merupakan kumpulan dari sejumlah data yang direpresentasikan oleh beberapa atribut dari sumber data (obyek/kejadian).atribut dari sumber data (obyek/kejadian). • Kumpulan dari beberapa tabel data yang saling berhubungan disebut sistem basis data (Database) • Proses untuk mengelolah data dalam file Database disebut Manajemen Sistem Basisdata

2.     DBMS

A.      Definisi DBMS

DBMS merupakan kependekan dari Database Management System, yang apabila diartikan secara harafiah merupakan sebuah sistem yang dibuat dan juga dirancang untuk mengolah, mengakses dan juga mengatur database atau basis data dalam komputer. Basis data atau database itu sendiri merupakan kumpulan data  data yang dihimpun di dalam satu server ataupun host.

Data  data ini  bisa berupa banyak hal, seperti data pribadi pengunjung ataupun data  data nilai apabila sistem tersebut berada di suatu sekolah atau universitas. Database dan basis data merupakan salah satu master data, dimana semua data tersimpan dalam satu harddisk yang biasanya merupakan komputer sever. Basis data biasanya berbentuk lajur dan juga kolom tabel, yang sangat berguna

B.     Fungsi dan Penggunaan DBMS


·  Fungsi DBMS
>  Mengintegrasikan Data Pada Basis Data ke Komputer Client
  
Salah satu fungsi utama dari DMS adalah melakukan proses integrasi dari database atau basis data ke dalam komputer client atau user. Jadi semua data yang terdapat pada database di dalam server bisa tersaji di dalam komputer client, dan bisa dilakukan pengaksesan informasi.



>    Mengupdate Basis Data

DBMS juga dapat digunakan untuk melakukan proses update atau pemutakhiran dari data. Jadi user tidak perlu membuka database atau basis data anda, cukup dengan menggunakan software yang mendukung DBMS, maka user dapat dengan mudah melakukan proses updating ataupun editing data yang tersimpan di dalam database / basis data.

>   Melakukan Retrieval Basis Data

Retrieval merupakan suatu proses pemanggilan yang bisa dilakukan untuk memanggil data tertentu untuk kepentingan pengambilan informasi. User dapat melihat informasi dari database dengan melakukan retrieval data dengan menggunakan DBMS dengan mudah dan juga lebih cepat untuk dilakukan.

>   Membantu User Mengakses Basis Data

User juga terkadang membutuhkan akses terhadap basis data atau database. Karena itu, dengan menggunakan DBMS, user bisa mengakses basis data alais database yang tersediam tanpa perlu membuka file database. Cukup dengan menggunakan aplikasi yang sudahterintegrasi dengan DBMS, maka data yang dibutuhkan user akan muncul.

>  Melihat Proses Transaksi yang Berjalan

Bagi anda yang mengelola sebuat toko, terutama toko online dan juga toko offline dengan kasir yang terkomputerisasi, maka DBMS memegang fungsi yang penting. DBMS dapat membantu anda mengecek segala macam transaksi yang sudah dan juga sedang berjalan, yang terekam dan masuk ke dalam database toko atau perusahaan anda.

>  Melakukan Recover Basis Data yang Mengalami Gangguan

Ketika user memiliki kerusakan data pada database atau basis data, maka user juga bisa menggunakan DBMS untuk melakukan recovery data. DBMS dapat membantu memperbaiki data yang rusak, memutakhirkan data, serta melakukan pengeditan dan perubahan data yang tersimpan dalam database.

>   Melakukan Analisa Statistic

DBMS juga dapat berfungsi sebagai salah satu mesin penghitung statistic. DBMS dapat menghitung berapa banyak user yang mengaksesfile dalam database anda, melihat file atau data apa saja yang paling sering diakses, sehingga halini dapat membantu anda dalam melakukan manajemen data anda. Apabila anda memiliki toko online, maka DBMS dapat melakukan perhitungan, produk apa yang menjadi best seller,keuntungan hari ini, kerugian, serta total pemasukan dalam satu hari.

>  Memonitoring Data

DBMS juga berfungsi untuk membantu melakukan monitoring data. Segala transaksi yang dilakukan akan terekam oleh DBMS, sehingga apabila terdapat suatu transaksi atau akses yang mencurigakan, anda akan segera mengetahuinya berkat DBMS, seperti seseoranga yang mungkin ingin melakukan hackin dan mencuri data  data anda.





C.     Penggunaan Mainframe populer DBMS

·         Microsoft Access.

§  Untuk membuat program aplikasi jumlah peserta didik

§  Untuk membuat laporan keuangan

§  Untuk membuat program aplikasi gaji karyawan

§  Untuk membuat basis data

§  Untuk membuat program aplikasi persediaan barang

·         Oracle.

§  Client/Server Evirontment

§  Ukuran database yang besar dan pengaturan space

§  Multiuser

§  Connectibilty

§  Avability

§  Manajemen Keamanan yang sangat baik

·         MySQL

§  Perangkat lunak sumber terbuka

§  Multiuser

§  Ragam tipe data

§  Keamanan

D.    Peranan Database dan DBMS dalam Pemecahan Masalah

·         Peranan database dan DBMS dalam bidang psikologi
DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basisdata yang sempurna. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang.
Banyak program basis data yang sudah sering kita gunakan, misalnya : FoxPro, Clipper, Access. Itu merupakan contoh dari DBMS yang digunakan pada PC dalam skala yangrelatif kecil. Dalam skala yang lebih besar, dikenalbeberapa DBMS yang sering digunkan, antara lain: Sybase, DB2, Informix, Oracle, dan lain-lain.
Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyakuser, dari masing-masinguserakan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugasdan fungsinya.

     Contohnya :
-  Seorang psikolog yang sudah memiliki banyak klien. Setiap klien memiliki permasalahan yang berbeda-beda dan yang pasti identitas ynag berbeda pula. Sebagai profesi pasti memiliki kode etik dalam bekerja yang tidak dapat dilanggar, begitu pun psikolog memilki kode etik dengan klien. Salah satu kode etik nya adalah menjaga kerahasiaan data klien. Data klien yang disimpan dalam database membantu psikolog dalam menjaga kerahasiaan data tersebut. Seperti yang telah dijelaskan mengenai kelebihandlam pemakaian sistem DBMS adalah keamanan data terjamin, mengurangi kerangkapan data.
-  Tes kepribadian yang terdapat di jejaring sosial seperti facebook. Misalnya seorang psikolog yang membuat tes kepribadian melalui facebook. Diamembuat pertanyaan dan jawaban terlebih dahulu sebelum tes tersebut di publish kefacebook. Dia membbuat data tersebut dalam sistemdatabase,contohnya sebuah pertanyaan mengenai pilhan warna. Setiap warna memiliki arti yang berbeda yang menggambarkan kepribadian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar